<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>tips &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/tips/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "tips"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 11:24:42 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Tips: 5 Larangan Dalam Tidur]]></title>
<link>http://deltapapa.wordpress.com/?p=559</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 11:21:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>deltapapa</dc:creator>
<guid>http://deltapapa.wordpress.com/?p=559</guid>
<description><![CDATA[Manusia dapat bertahan 2 minggu tanpa makan, tetapi hanya bertahan 1 minggu saja tanpa istirahat. Ti]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:JTjw4fZSHa8_JM:http://www.topnews.in/files/deep-sleep.jpg' alt='' class='alignleft' />Manusia dapat bertahan 2 minggu tanpa makan, tetapi hanya bertahan 1 minggu saja tanpa istirahat. Tidur adalah waktu istirahat yang sangat baik, dgn tidur organs tubuh kita dapat beristirahat. Kekurangan tidur dapat merusak organ dan otak  kita.</p>
<p>Ada 5 LARANGAN DALAM TIDUR :</p>
<p>1. JANGAN TIDUR MENGENAKAN JAM TANGAN<br />
Jam bisa menimbulkan radioaktif, walaupun hanya sedikit, tapi kalau terlalu lama memakainya bisa berbahaya .</p>
<p>2.  JANGAN TIDUR MEMAKAI BH<br />
Para ilmuwan di Amerika mensinyalir bahwa pemakain BH diatas 12 jam, dpt mengakibatkan Kanker Payudara.</p>
<p>3. JANGAN TIDUR MEMBAWA TELP/HP ANDA KE RANJANG<br />
Gelombang Medan magnet yang ditimbulkan oleh alat elektronik ini, dapat merusak system syaraf kita.</p>
<p>4. JANGAN TIDUR MASIH MENGENAKAN MAKE-UP<br />
Hal ini dapat menimbulkan masalah pada kulit kita, karena kulit tdk dpt bernafas. Selain itu bisa bikin jerawatan.</p>
<p>5. JANGAN TIDUR DGN SUAMI/ISTRI ORANG<br />
Jangan2 anda tidak bakalan bangun lagi  (karena dibunuh istri/suaminya)</p>
<p>L A G I  serius nih ... yee ....... :D</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tawaran Solusi Pria: POWERFULL SECRET METHOD]]></title>
<link>http://kekmana.wordpress.com/?p=67</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 09:42:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>vandha</dc:creator>
<guid>http://kekmana.wordpress.com/?p=67</guid>
<description><![CDATA[Pembaca terhormat, www.solusipria.com menawarkan Metode Rahasia Yang Ampuh untuk masalah pria. Berik]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pembaca terhormat, <a href="http://www.solusipria.com/?id=vandha"><strong>www.solusipria.com</strong></a> menawarkan Metode Rahasia Yang Ampuh untuk masalah pria. Berikut ini manfaat yang ditawarkan, namun gak gratis (bayar, cuma Rp. 140ribu).  Maaf ini untuk pria dewasa, demi keutuhan keluarga.<br />
<a href="http://www.solusipria.com/?id=vandha"><br />
</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.solusipria.com/?id=vandha"><img class="aligncenter" src="http://www.solusipria.com/image/index_04.jpg" alt="" /></a></p>
<p style="text-align:center;">atau</p>
<p style="text-align:center;"><strong><span><span style="font-size:8pt;font-family:Verdana;"><a href="http://www.solusipria.com/?id=vandha" target="_blank"><span style="color:#008000;">http://www.solusipria.com/?id=vandha</span></a></span></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:medium;font-family:Verdana;">Manfaat untuk Anda!</span><span style="font-size:8pt;"><br />
</span> </strong> <span style="font-size:8pt;"><strong> Apa manfaat yang akan anda peroleh pada  								kehidupan seksual anda, dengan melakukan latihan  								khusus dari </strong></span><span style="font-size:8pt;"> <strong>solusipria<span style="color:#ff0000;">.</span>com</strong></span><span style="font-size:8pt;"><strong>?</strong></span></p>
<table border="0" width="449" align="center">
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="24"><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td width="415"><span style="font-size:8pt;"><strong>Kuat sex, akhiri ejakulasi dini</strong><strong> - berhubungan intim dengan pasangan anda selama yang anda mau, puaskan &#38; bahagiakan pasangan tercinta anda!<br />
</strong></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td><span style="font-size:8pt;"><strong>Multiple orgasme</strong><strong> - pelajari rahasia sex dari otot PC yang benar! dan bercinta berjam-jam dengan ejakulasi berkali-kali!<br />
</strong></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td><span style="font-size:8pt;"><strong>Memanjangkan penis dengan hasil yang <span style="color:#ff0000;"> PERMANEN !</span> </strong> <strong>- memanjangkan 1 s/d 6 cm  hanya dalam beberapa minggu, dalam 4-5 minggu pertama, sudah dapat terlihat perkembangannya, dibutuhkan latihan yang rutin (tanpa putus) sesuai metode yang dianjurkan, dan silahkan berhenti kapan saja jika anda sudah mencapai hasil yang seperti anda harapkan. Anda tidak perlu seumur hidup latihan terus menerus... meskipun hasilnya akan jauh lebih baik.<br />
</strong></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td><span style="font-size:8pt;"><strong>Membesarkan &#38; menebalkan penis</strong><strong> - memperbesar diameter penis anda sehingga memiliki permukaan yang lebih luas, sehingga menyentuh lebih banyak dinding-dinding vagina secara merata &#38; akan terasa penuh, yang akan membuat pasangan anda tak berdaya! bersiaplah menjadi raja bercinta!<br />
</strong></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td><span style="font-size:8pt;"><strong>Membuat kepala penis lebih besar</strong><strong> - membuat kepala penis lebih berotot, yang akan memberikan sensasi yang luar biasa &#38; secara visual merupakan pemandangan yg menakjubkan bagi pasangan anda.<br />
</strong></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td><span style="font-size:8pt;"><strong>Memperkuat garis- garis penis (menjadikannya mampu tegak berdiri)</strong><strong>- membenarkan atau menambah garis- garis penis.<br />
</strong></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td><span style="font-size:8pt;"><strong>Dapatkan ereksi yang powerfull</strong><strong> - meningkatkan kekerasan ereksi, siapa saja &#38; kapan saja tidak masalah berapapun usia anda!<br />
</strong></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td><span style="font-size:8pt;"><strong>Menyembuhkan &#38; mencegah impotensi</strong><strong> - impotent akan menjadi masalalu yang buruk... tapi sekarang bye-bye impotent...<br />
</strong></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td><span style="font-size:8pt;"><strong>Ejakulasi lebih sempurna</strong><strong> - sperma anda akan memiliki daya "tembak" yang dahsyat yang akan membuat pasangan anda merasakan sensasi kenikmatan yang luar biasa!<br />
</strong></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td><span style="font-size:8pt;"><strong>Meningkatkan stamina sexual </strong> <strong>- anda dapat bercinta lebih lama dengan pasangan anda, lebih kuat dan anda yang memutuskan sendiri kapan anda berejakulasi!<br />
</strong></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td><span style="font-size:8pt;"><strong>Memiliki daya sex yang meledak-ledak dan meningkatkan kepercayaan diri anda!<br />
</strong></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><img src="http://www.solusipria.com/image/check1.gif" alt="" width="24" height="23" /></td>
<td><span style="font-size:8pt;"><strong>Bahagiakan pasangan anda dengan mewujudkan impian sex terliarnya dan nikmati sex yang indah setiap hari. Jadilah Laki-laki jantan yang di impikan setiap wanita!</strong></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Poliquin's Top Tips]]></title>
<link>http://cratos.wordpress.com/?p=140</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 09:25:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>Frank</dc:creator>
<guid>http://cratos.wordpress.com/?p=140</guid>
<description><![CDATA[Charles Poliquin just may be the worlds greatest strength coach. Here are some of his top tips for c]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.charlespoliquin.com/index.php" target="_blank"><span style="color:#3366ff;">Charles Poliquin</span></a> just may be the worlds greatest strength coach. Here are some of his top tips for changing your body straight from the man himself. Enjoy.</p>
<p><strong>Tip #1: Get lean, then eat carbs</strong></p>
<p>People are kidding themselves about how many carbs they need. There's a difference between a mouth and a vacuum. Forty to fifty grams per day of good carbs is plenty for most of the population. That's why there are so many fat dieticians and personal trainers. Nutrient timing makes a difference, too. A lean 200-pound man can keep his leanness eating 250 grams of carbs a day, if 200 of them are taken post-workout and the other 50 grams spread throughout the day in low glycemic carbs. Get lean first if you want to eat carbs. The leaner you are, the more carbs you can eat.</p>
<p><strong>Tip #2: Caveman Carbs</strong></p>
<p>One thing people have to distinguish between is neo-carbs vs. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Paleo_diet" target="_blank"><span style="color:#3366ff;">paleo-carbs</span></a>. With paleo carbs the simple rule is: Were they available to a caveman? Would he have access to grapes and raspberries? Yes. Bagels and pasta? No. Usually, people who are gifted for hypertrophy are gifted for carb intake as well. They can eat a boatload of neo-carbs and feel fine. Also, if you're white, fuck it. You've got to come from a region where there was a lot of agriculture for a long time to be able to handle neo-carbs. If you're from German or Norwegian extraction and come from a line of meat eaters and hunters, then neo-carbs are not for you.</p>
<p><strong>Tip #3: The single-most important supplement</strong></p>
<p>The biggest limiting factor in naturally training people to getting lean and adding muscle is the consumption (or lack thereof) of omega-3s. Looking at the body structure of cavemen, they had a lot of muscle mass compared to modern man. They got their omega-3s through the meats they ate. Primitive man would break the skull open and eat the brains. Brains are 60% fat, and 60% of that is DHA, the omega-3. What they've found is that the more brain-sucking was going on in those populations, the faster the IQ went up.</p>
<p>Primitive man would also break the bones of the prey and suck the marrow, also rich in omega-3, DHA particularly. DHA is the omega-3 most responsible for brain development while EPA is most associated with reducing inflammation. Don't take all your fish oil at once though; spread intake throughout the day. Would you eat all your protein for the day at once?</p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.t-nation.com/img/photos/2008/08-047-training/image012.jpg" alt="Frank McGrath" /></p>
<p><strong>Tip #4: Gain muscle, not fat</strong></p>
<p>It's not necessary to gain body fat when trying to add muscle mass. That's an antiquated idea. It's also quite possible to gain muscle while <em>losing</em> fat. I've seen it hundreds of times with my athletes. Now, a cheat day every five to seven days (depending on your metabolism) is okay when you're trying to gain muscle.</p>
<p>I think it's hard to put muscle on when eating clean <em>all</em> the time. But there's a difference between a cheat day every fifth day and eating crap at <em>every</em> meal. Even on cheat days however, I tell my athletes to avoid trans-fats, which can do severe damage to the body. I'd rather see a skinny guy who's trying to gain muscle wolf down a bunch of rice pudding than eat French fries.</p>
<p>There are four good ones to start you off in the right direction. We'll post more soon enough. In the mean time you can read more Poliquinisms on his <a href="http://www.t-nation.com/ALSAuthor.do?p=Charles%20Poliquin&#38;pageNo=1" target="_blank"><span style="color:#3366ff;">author page</span> </a>at <a href="http://www.1500t.com" target="_blank"><span style="color:#3366ff;">t-nation.com</span></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips belajar efektif]]></title>
<link>http://brightonline.wordpress.com/?p=4</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 09:09:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>brightonline</dc:creator>
<guid>http://brightonline.wordpress.com/?p=4</guid>
<description><![CDATA[Oleh : Irsan Nur Gozali*
Terkadang kita sering bertanya sama orang lain, gimana sich tips belajar ya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Oleh : Irsan Nur Gozali*</p>
<p>Terkadang kita sering bertanya sama orang lain, gimana sich tips belajar yang efektif? Tentunya kita akan mendapatkan jawaban yang berbeda-beda. Yup!! Kalo orang studi oriented sich udah ga diragukan untuk masalah belajarnya, tapi sayangnya kadang mereka jadi individualis, sibuk dengan dirinya sendiri. Kalo orang hedonis, wah jangan sampe deh kamu jadi orang kayak gini, mikirnya cuma buat senang-senang doang. Kalo aktivis, hmm… kebanyakan orang juga meragukan, coz katanya aktivis identik dengan belajar yang telatan, lulus lama, IPK pas-pasan. Wah itu ga selamanya bener pren.. aktivis juga bisa berprestasi lo!! So, silahkan kamu mau pilih yang mana.<br />
Balik lagi ke tips belajar efektif, cuma buat sekedar kamu ketahui aja, kalo mau diterapkan lebih baik. Nah beberapa langkah-langkah belajar efektif adalah mengetahui :<br />
•    diri sendiri<br />
•    kemampuan belajar anda<br />
•    proses yang berhasil anda gunakan, dan dibutuhkan<br />
•    minat, dan pengetahuan atas mata pelajaran anda inginkan<br />
Sebenernya kamu sendirilah yang tahu kayak apa sih cara belajar kamu. Adapun tips-tips belajar dari orang lain itu buat bahan bagi kamu mencoba, mana cara yang paling pas buat kamu. Nih ada sedikit tips buat kamu gimana biar belajarnya efektif :<br />
1. Bikin body se-fresh mungkin, dengan gitu membuat pikiran kita juga lebih fresh. Mandi, adalah salah satu caranya. Jangan lupa makan n jaga kesehatan<br />
2. Cari suasana yang paling nyaman .Biasanya juga memutar musik yang ngebantu kita merasa betah dan comfortable. Bersihin dan rapiin tuh kamar, ini membantu lebih berkonsentrasi.<br />
3. Buat catatan-catatan kecil terhadap apa yang kamu temuin. Ini akan membantu mengingat dan sekaligus memudahkan bila mengulang lagi, kaga perlu membaca seluruh isinya, cukup point-point-nya saja yang telah kamu buat. Praktis khan? Mungkin juga ada hal-hal yang gak dimengerti atau pertanyaan-pertanyaan yang muncul saat membaca, dengan catatan itu bisa kamu tanyain ama teman atau guru tanpa harus menyimpannya di memori kamu. Hemat lah penggunaan memori kamu, save energy.<br />
4. Susunlah hubungan-hubungan yang terjadi dari catatan-catatan kecil tersebut. Buatlah semacam kerangka yang menjelaskan dari awal dan akhir. Ini membantu untuk mengerti apa yang sebenarnya atau memahami pelajaran yang dipelajari, dengan demikian otak kamu terlatih untuk menganalisis sebuah permasalahan dan menemukan bagaimana mengatasinya. Berbeda dengan sekedar menghafal, tanpa tahu apa yang sebenarnya, ini tidak akan berlangsung lama dan sebelum kamu selesai menghafal seluruhnya, hafalan yang pertama sudah lupa lagi. Sekali lagi hematlah penggunaan memori kamu, karena memori kamu bukan harddisk. Agak lama memang, tetapi akan lebih menarik dan sekali mengerti tidak mudah untuk lupa karena yang diingat memori kamu adalah hasil pemahaman otak bukan tulisan-tulisan di buku.<br />
5. Sebisa mungkin hindari SKS (Sistim Kebut Semalam). Ini akan membuat badan kamu jadi meriang dan sakit. Otak manusia itu punya batas. Kaga bisa dipaksain untuk bekerja terus-menerus dan sekaligus. Kenapa? Karena otak dirancang untuk bekerja efisien, apabila ada pemahaman baru, maka pemahaman yang lama akan dihapus dan diganti pemahaman yang baru. Pemahaman yang kita peroleh sifatnya bertahap yang semakin lama akan semakin bagus. Ini yang disebut kemampuan belajar. Contohnya kita belajar 10 bab, apabila dipaksaain sepuluh bab dipelajari seluruhnya. Otak kita akan berusaha memasukkan 10 pemahaman. Kalau kaga cukup, jadinya akan kacau, tumpang tindih kaga karuan. Tetapi kalau bertahap, setelah kita baca 2 bab misalnya, pemahaman kita pada bab satu akan diperbaharui dengan pemahaman setelah kita baca bab 1 dan bab 2, demikian seterusnya sehingga setelah 10 bab, otak kita akan menyimpan sebuah pemahaman tentang 10 bab sebagai satu kesatuan, bukan 10 pemahaman. Tapi kalo mepet, baisanya cara ini yang paling banyak digunakan, betul kan? Hehe <br />
6. Istirahat . Otak kita butuh istirahat, kalau sudah jenuh, istirahat beberapa saat untuk mengendurkan otot termasuk mata. Setelah itu baru mulai lagi. Dengan begitu engga terasa otak kita akan bertahan cukup lama untuk belajar.<br />
7. Buatlah kesimpulan pada setiap akhir kegiatan belajar. Dengan demikian kamu akan mendapatkan inti dari keseluruhan apa yang telah dipelajari.<br />
8. Belajar Kontinyu. Biasakanlah menganggap belajar sebuah kebutuhan, seperti makan, tidur, nge-game dsb. Disamping jadi smart, hal ini akan melatih otak untuk kritis dan cepat memahami hal-hal baru. Jadi engga ada istilah telmi, malu-maluin.<br />
Cara ini bisa buat siapa aja, sekadar untuk berbagi saya juga seorang aktivis tuh, tapi tetep bisa ngimbangin akademiknya. Emang sih, waktu saya banyak kepake di luar, tapi Alhamdulillah kalo ujian bisa tuh. Mau tau bocorannya?<br />
Coba kamu cari temen yang paling enak buat kamu ajak belajar. Sekedar contekan, saya punya teman2 dekat di kelas, mereka semua orang yang jago dalam setiap mata kuliah. Nah coba kamu sharing sama mereka trus minta diajarin. Kalo saya bisanya pas mau ujian biasanya ikutan nimbrung belajar bareng. Gak papa waktu itu kamu cuma dengerin doang, nah setelah itu minta ajarin ngerjain soal kalo mata kuliahnya hitungan trus minta inti materi tiap bab kalo mata kuliahnya hafalan. Dijamin kamu bakalan lebih cepat nangkep. Tapi sekali lagi semuanya dikembaliin sama kamu. Okey, selamat mencoba ya!!</p>
<p>*Penulis adalah Ketua Harian Eksternal BKIM IPB dan juga Student Exchange Putra Malaysia</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The Myth of the Writing Fairy]]></title>
<link>http://childrensbook.wordpress.com/?p=75</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 08:34:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>podwriting</dc:creator>
<guid>http://childrensbook.wordpress.com/?p=75</guid>
<description><![CDATA[by Joseph Devon
Here’s a fun question to ponder. What do The Stand, The Hobbit and A Christmas Car]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>by <a href="http://aspiringauthors.info/the_myth_of_the_writing_fairy.php" target="_blank">Joseph Devon</a></p>
<p>Here’s a fun question to ponder. What do The Stand, The Hobbit and A Christmas Carol all have in common? The answer is simple. Too simple. Horrifyingly simple.<br />
A few years ago I decided to write a novel. I had characters all outlined and plot points galore. I had my settings down pat and a nice storyline that would illuminate the main character’s journey into a self-activated person, hopefully sending a touch of inspiration my reader’s way when they turned the last page of my novel. I had a large amount of notes in an even larger amount of notebooks. I was a writer. Right? Wrong. I wasn’t a writer yet because I was still enchanted by the Writing Fairy.</p>
<p><img class="size-full wp-image-78  alignleft" style="float:left;" src="http://childrensbook.wordpress.com/files/2008/07/fairy2.jpg" alt="" width="205" height="249" /></p>
<p>You know what the Writing Fairy looks like. <a href="http://None"></a>She is that magical creature that will take the dialogue running through your head and place it onto the page. She is the person that will fill in those little blanks that don’t seem worth worrying about while you’re in the brainstorming stage. She is the mythical beast that will take all of your imagination and creativity and turn them into a book for you. The Writing Fairy sits on your shoulder every time you pace up and down your room thinking up great new ideas for where your characters are heading and convinces you that you are on your way to being an established author. The Writing Fairy’s touch is the only thing you are waiting for before you begin to actually sit down and pound out the pages of your manuscript. Yes, as soon as the Writing Fairy says that it is time, you will begin to write in earnest. I have news for you. The Writing Fairy is none other than you because you are the only person who can do these things for you. And the moment you are waiting for? I have some news concerning that, too. That moment either comes right here right now, or it never comes at all.</p>
<p>Am I saying that brainstorming about characters and muddling over speeches is a waste of time? I most certainly am not. What I’m saying is that you reach a certain point where your outline doesn’t need to be refined any more, where it’s time to put it onto the page and nail it down in a more concrete sense. The Writing Fairy will make you hesitate to do this, promising you that thinking really hard is writing. She’ll tell you that you aren’t ready to put anything down on the page yet, or you’re not ready to go on with the next scene because everything just doesn’t seem right. Don’t believe her, she’s deceiving you. I’d like to say that she is flat out lying, but she’s not. Things aren’t going to seem right when they first start to appear on the page. This is what seems so contradictory about the writing process. Your dreams and aspirations seem to shrink down once you actually put them into writing. Being creative seems harder and harder as more and more words get put down. Don’t worry though; your dreams are big enough. Acknowledging that your finished piece is not going to live up to the sparkling gem you have inside your head is something that every artist goes through…it could be the reason why so many of us seem a little bit crazy. Pick any piece of art. Now, as great as that finished product seems to you, there is not a single book, painting, opera, movie, whatever, that came out exactly the way its creator intended it. That is a very large part of the creative process: surrendering to its limitations. And accepting this fact goes a long way towards chaining down that Writing Fairy and actually producing some work. Don’t listen to her siren song. Don’t think that it should feel one hundred percent right the first time. It won’t. That’s what the rewriting process is all about. Believe me writing is truly in the rewriting. Even Kerouac rewrote his stuff. However, in order to start the rewriting process you need a hard first draft to pick over and toy with. You need something concrete to look at and see which scenes fit and which don’t. You’ll find that a lot of your brainstorming gets thrown out the window. This isn’t a stifling of your creativity, is channeling your creativity into your selection process. And it doesn’t matter how horrible and off the mark your first draft seems to be turning out, you’ll polish all of that out later. But you need that first draft to really start things off, and it will never get finished if you continue to believe the Writing Fairy’s misleading comments.</p>
<p>Take another look at the opening question of this article again. Any closer to an answer?</p>
<p>I have more bad news about the Writing Fairy. Simply sitting down in front of your keyboard and starting your novel cannot vanquish her forever. She’ll be back. She always comes back. Here and there she offers a much-needed break and a much-needed step back from your work to rethink things. More often than not, though, she’ll pop up as you write more and more detailed character sketches, or get sucked into researching something for hours and hours and days and days. She is very good at convincing you that more outside work is needed and that you don’t need to sit down at your keyboard quite yet. She must be stopped. When you really hit a roadblock, you’ll know. If you just need to sort some things out that does not qualify a three-week break from your manuscript. That’s the Writing Fairy singing her sweet song. You need to do more then just sit down and start in order to silence the Writing Fairy. You need a schedule. “But how can you turn your writing on and off like that? How can you force yourself to write if you aren’t feeling it?” I imagine that some of this is flowing through your head right now. The answer is that you can. It’s that easy. I’m not saying that you’re going to sit down and write Nobel Prize winning page after Nobel Prize winning page. But you must keep writing. Keep fleshing out your story and your scenes. Keep plowing through with your writing when you say your going to even though it doesn’t seem to be very good. You’re not going to submit it as it is anyway. The ending of my novel changed about three hundred times in the course of writing it. What’s more, I never would have reached the ending if I had continued to go over and over my first twenty pages wanting them to be perfect. It’s really silly when you think about it. You don’t have an entire book yet, how can you make sure the opening is perfect if you don’t know where it’s supposed to lead the reader? You don’t really know your characters yet, how can you expect them to be just right? Believe me, it is better to write it horribly wrong and then fix it than to never write it in the first place. Keep plugging away, keep going, keep heading towards that ending that doesn’t seem to fit and that you don’t really even like. Carve a few hours out of each day and just type away at the keyboard. You can always make a scene longer. You can always take out some dialogue. You can always change a character or a point of view. You can really do anything you want to, which is why it’s easy to get bogged down in the beginning. Keep in mind that while you can always change it, you have to write it first.</p>
<p>Now, do you want to know the Writing Fairy’s major-super-bonus-end-all-be-all secret? Here it is. Keep it quiet. Put it in the bag somewhere next to the cat or under your hat if you prefer. Here is my secret. You are a writer. Right now. With only what you have in your head as it is. You don’t need anything else. You are a writer. You just need to keep writing. Don’t let the Writing Fairy tell you that you aren’t. That you need something more, that you’re pretending to be something you’re not. Hemmingway wasn’t Hemmingway when he started. He was just a guy names Ernest who sat down at his typewriter. Believe me. You are a writer. You are a writer. You are a writer. And no, you don’t have to repeat that while clicking your heels three times. You don’t have to do anything but write. And that’s the Writing Fairy’s horrible little secret. I stumbled upon the moment I stopped waiting for her to show me a sign that the time was right to actually start typing and just went ahead and did it. Now is the right time; now or never.</p>
<p>So let’s go back to the question at the beginning of this article. Any ideas on what those three books have in common? They’re all in English? Okay, I’ll add Les Miserables to the list. They’re all from the last few centuries? Okay, let’s throw The Iliad on there. Give up? What those books have in common, what every book you read has in common, is that it was written. Simple isn’t it? I told you it was. That is the only difference between what is in your head and any book you have ever picked up. All the books you see every day were actually written. Someone sat down and wrote them out. That it. That’s the secret. That’s what the Writing</p>
<p>Fairy is hiding from you. You’re ready to write your book. You just have to sit down and do it. I said that the secret was simple…I also called it horrifyingly so at the beginning of this article. Why is it horrifying? Because, as I’ve mentioned, the Writing Fairy is you. She makes it seem like she’s someone else. Someone or something you’re waiting for before you begin. But that someone or something doesn’t exist. The only thing that exists is the fears she creates inside of your head. And that means that the person telling you to wait is you. The person holding you back is you. The person hesitating to write is you. And the only person who can make you ignore all of this and just start writing…you guessed it…is you. So come on, stop reading this, open up a new document, start clicking away at those keys, don’t be afraid, just trust me on this one…you’re a writer.</p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span class="style31"><span class="style23"><a href="http://www2.xlibris.com/requestkit/index.asp?src=abl&#38;key=ro" target="_blank"><span style="color:#3388cc;"><strong><span style="color:#ff0000;">X</span><span style="color:#ff6600;">libris</span> Publishing Guide</strong></span></a> - Get this</span> now and start your own journey to publication.</span></span></span></p>
<div><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span class="style31">Image source: <a href="http://modernmatriarch.files.wordpress.com/2007/10/fairy.jpg" target="_blank">Modernmatriarch.files.wordpress.com</a></span></span></span></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hide .svn Folders in Flex Builder]]></title>
<link>http://ricoonflex.wordpress.com/?p=68</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 08:31:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>ricoz</dc:creator>
<guid>http://ricoonflex.wordpress.com/?p=68</guid>
<description><![CDATA[If you&#8217;re working with Subversion (and you should), you probably noticed the .svn folders in F]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>If you're working with Subversion (and you should), you probably noticed the .svn folders in Flex Builder's Navigator pane. It doesn't really bother me that much seeing those folders in there but I wondered if they can be hidden to make the source tree a bit cleaner. It turned out that it's just as simple as activating a filter for the Navigator pane. Simply select the <strong>.*</strong> filter from the Navigator menu according to <a title=" Hide .svn folders in Eclipse / FlexBuilder " href="http://groups.google.com/group/cfaussie/browse_thread/thread/a59493fd33af7c5b" target="_blank">this thread</a>.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Width matters]]></title>
<link>http://emailgarage.wordpress.com/?p=171</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 08:06:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>EmailGarage</dc:creator>
<guid>http://emailgarage.wordpress.com/?p=171</guid>
<description><![CDATA[Ever noticed how most HTML emails fall into the range of 500-650 pixels wide? The main reason is tha]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ever noticed how most HTML emails fall into the range of 500-650 pixels wide? The main reason is that the message windows of popular web-based email services such as Yahoo! Mail, Hotmail and Gmail will typically present 500-650 pixels (according to the user's screen resolution settings).</p>
<p>In simple terms this means that HTML messages exceeding this range require the recipient to scroll horizontally in order to view the email in its entirety. Horizontal scrolling may look cool on a fancily designed website, but should be avoided at all costs when it comes to emails. Users giving your email a quick glance may get cut off from key content and crucial images. In addition to irritating the reader, you risk losing a transaction or a subscriber.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Indahnya HIDUP SEHAT]]></title>
<link>http://ningharmanto.wordpress.com/?p=210</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 08:00:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>ningharmanto</dc:creator>
<guid>http://ningharmanto.wordpress.com/?p=210</guid>
<description><![CDATA[
Buah dan Sayur 60%, Lainnya 40%
Di Klinik Herbal Ny.Ning Harmanto selalu dianjurkan untuk mengkonsu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:14pt;">Buah dan Sayur 60%, Lainnya 40%</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Di Klinik Herbal Ny.Ning Harmanto selalu dianjurkan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran lebih banyak dibandingkan dengan<span> </span>dan lauk pauk. Jika memungkinkan ,makan buah dan sayur 60% dan yang lainnya 40%.Dari data yang ada memang benar kesembuhan pasien sangat dipengaruhi oleh pola makannya. Contohnya , Ny.Hana dari bekasi yang menderita kanker payudara ganas sehingga pecah tiga kali, bisa sembuh secara medis dalam waktu 6 bulan karena selain minum paket kanker dari klinik Mahkotadewa, dia juga minum jus wortel dan apel malang sebanyak 1kg setiap hari selama tiga bulan penuh. Sayur jika dibuat jus akan mudah diserap oleh usus kita dan bisa membantu proses pencernaan. Usus hati , dan pancreas tidak perlu bekerja terlalu keras untuk menghasilkan zat-zat gisi yang penting bagi tubuh. <span lang="SV">Jus buah dan sayur juga bisa berfungsi <span> </span>sebagai antibiotik melawan infeksi ,mengurangi rasa sakit ,dan mengatasi kerusakan sel.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--more--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Di Klinik Herbal Ny.Ning Harmanto selalu dianjurkan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran lebih banyak dibandingkan dengan<span> </span>dan lauk pauk. Jika memungkinkan ,makan buah dan sayur 60% dan yang lainnya 40%.Dari data yang ada memang benar kesembuhan pasien sangat dipengaruhi oleh pola makannya. Contohnya , Ny.Hana dari bekasi yang menderita kanker payudara ganas sehingga pecah tiga kali, bisa sembuh secara medis dalam waktu 6 bulan karena selain minum paket kanker dari klinik Mahkotadewa, dia juga minum jus wortel dan apel malang sebanyak 1kg setiap hari selama tiga bulan penuh. Sayur jika dibuat jus akan mudah diserap oleh usus kita dan bisa membantu proses pencernaan. Usus hati , dan pancreas tidak perlu bekerja terlalu keras untuk menghasilkan zat-zat gisi yang penting bagi tubuh. <span lang="SV">Jus buah dan sayur juga bisa berfungsi <span> </span>sebagai antibiotik melawan infeksi ,mengurangi rasa sakit ,dan mengatasi kerusakan sel.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Di Klinik Herbal Ny.Ning Harmanto selalu dianjurkan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran lebih banyak dibandingkan dengan<span> </span>dan lauk pauk. Jika memungkinkan ,makan buah dan sayur 60% dan yang lainnya 40%.Dari data yang ada memang benar kesembuhan pasien sangat dipengaruhi oleh pola makannya. Contohnya , Ny.Hana dari bekasi yang menderita kanker payudara ganas sehingga pecah tiga kali, bisa sembuh secara medis dalam waktu 6 bulan karena selain minum paket kanker dari klinik Mahkotadewa, dia juga minum jus wortel dan apel malang sebanyak 1kg setiap hari selama tiga bulan penuh. Sayur jika dibuat jus akan mudah diserap oleh usus kita dan bisa membantu proses pencernaan. Usus hati , dan pancreas tidak perlu bekerja terlalu keras untuk menghasilkan zat-zat gisi yang penting bagi tubuh. <span lang="SV">Jus buah dan sayur juga bisa berfungsi <span> </span>sebagai antibiotik melawan infeksi ,mengurangi rasa sakit ,dan mengatasi kerusakan sel.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Gladys Block,Ph.D, seorang peneliti kanker di Universitas California,Berkley, AS menyimpulkan bahwa mengkonsumsi sayuran hijau secara teratur dapat menyusutkan terjadinya resiko menderita penyakit kanker<span> </span>hingga separuhnya. Sayuran<span> </span>berwarna hijau tua lebih banyak mengandung klorofil A dibandingkan dengan sayuran yang berwarna hijau muda. Sebaliknya, sayuran yang berwarna hijau muda lebih banyak mengandung klorofil B dibandingkan dengan sayuran berwarna hijau tua. Dalam kloroplas juga terdapat pigmen lain, yaitu karoten. Semakin hijau warna daun, kandungan karotennya akan semakin tinggi. Selain itu menurut penelitian Dr.Jo Ann Manson dari Harvard Medical School,sayuran berwarna hijau dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskular,seperti stroke, jantung koroner dan hipertensi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Keunggulan sayuran hijau telah dibuktikan oleh banyak peneliti. Kandungan karotenoid yang ada dalam sayuran bukan karotenoid tunggal,tetapi merupakan kumpulan dari beberapa karotenoid aktif, khususnya betakaroten, alfakaroten,dan lutein,sehingga tidak mengherankan jika kemampuannya dalam menghabisi sel kanker<span> </span>berlipat ganda. Pasukan senyawa musuh kanker ini juga didukung klorofil. Karenanya , beberapa daun yang berkhasiat sebagai obat kanker seperti daun dewa ,daun pegagan, sambung nyawa, dan daun sendok juga baik jika dicampurkan dengan masakan,terutama sayur, yakni sayur lodeh ,sayur bening, sup trancam, atau pepes ( baca buku Menu Aman &#38; Sehat bagi penderita kanker,Jakarta, AgroMedia :2005. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:9pt;" lang="SV">Info artikel ini diambil dari buku Indahnya HIDUP SEHAT ( Aneka Terapi untuk mencegah &#38; Mengatasi Penyakit )<span> </span>karya Ning Harmanto, dicetak oleh PT AgroMedia Pustaka.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV"> </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Aluminum or Wood? ]]></title>
<link>http://patioumbrellas.wordpress.com/?p=18</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 07:26:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>rgarciacandu</dc:creator>
<guid>http://patioumbrellas.wordpress.com/?p=18</guid>
<description><![CDATA[One of the big questions we&#8217;re getting this season is about the differences in materials.   ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>One of the big questions we're getting this season is about the differences in materials.   It usually goes like this:</p>
<blockquote><p>What's better?  Aluminum or Wood?</p></blockquote>
<p>To which we almost always answer:</p>
<blockquote><p>Yes</p></blockquote>
<p>At this point the customer asks for an answer with a few more details.</p>
<p>The differences between <a href="http://www.cushionsandumbrellas.com/SearchResult.aspx?CategoryID=27">aluminum patio umbrellas</a> and <a href="http://www.cushionsandumbrellas.com/SearchResult.aspx?CategoryID=30">wood market umbrellas</a> are as diverse as the differences between the actual materials of aluminum and wood.  So let's go over those briefly to get a better understanding of each.</p>
<p>Industry just loves <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aluminium">aluminum</a>.  Once it's properties and especially it's uses in construction and fabrication where finally hammered out by using <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aluminium_alloy">aluminum alloy</a>, it became one of the most popular metals for fabricating everything from toys to parts of the <a href="http://www.nps.gov/wamo/">Washignton Monument</a>.  Aluminum is actually the most abundant metal in the earth's crust, and is popular because of it's resistance to corrosion and it's flexibility in temperature changes.  Aluminum can be combined with a plethora of minerals, and can be colored, shaped, or textured to almost anything you can think of.  With the right combination of metals, aluminum alloys can be lighter and stronger than steel and iron.  No wonder it makes such a cool patio umbrella!  You can twist it, turn it and powder coat it to make any kind of umbrella you want.</p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wood">Wood</a> is probably second only to stone in it's history with us humans.  Wood has been used by us from our earliest history for everything from tools to artwork, architecture, food production and storage.  We can <a href="http://www.greenwoodfurnace.com/">burn it to warm ourselves</a>, or <a href="http://www.elitedeals.com/woodstoves.html">burn it to heat things like water</a>, or <a href="http://www.erichall.eu/images/USA2002/sw2026.jpg">burn it to run engines</a>.  We can use pure wood to make almost anything we want, and what's left over, can still be used.  We paint it, cut it, shape it and make instruments from it.  It appears naturally in our environment, and comes in a myriad of qualities from soft and white to hard and dark.  Some older trees contain wood that is so dense and dark that diamond saws are needed to cut it.  We love wood for it's look, it's depth and it's history with us.  Wood makes awesome <a href="http://www.cushionsandumbrellas.com/SearchResult.aspx?CategoryID=30">market umbrellas</a>.</p>
<p>So it's easy to understand why there's so much to think about when you're picking out your <a href="http://www.cushionsandumbrellas.com/">patio umbrella</a>.  Geez, if both of these materials are so great, what do I choose?</p>
<p>So here are some guides you can go by to really help you get through the decision process.  Guides?  Well, really you can take them, take the advice, and throw them away.  I've always been a big proponent of the "it's your home, you do what you think is right" attitude, but if your having a problem deciding, the following can help you in a pinch.</p>
<ol>
<li>If you're trying to match wood furniture, a wood umbrella would probably be a good choice.   Keep in mind most wood market umbrellas are made with either a darker, redder hardwood or the beautifully pale teak.  Teak wood changes color over time also, so keep that in mind.  Also keep in mind that many aluminum patio umbrella manufacturers provide faux wood finishes.  These can be a great match as well.</li>
<li>If it's wrought iron, cast aluminum or aluminum furniture that your getting an umbrella for, definitely look at aluminum patio umbrellas.  Aluminum patio umbrellas come in a lot of different color and finishes to match almost any metal furniture.  You can match bronze, black, white or green furniture easily, and if not, there are a plethora of neutral frame colors like champagne and sand finishes.</li>
<li>Consider your patio environment.  Aluminum is somewhat better for high wind areas, but wood can most definitely stand the test of windy environments as well.  Although we always recommend putting down your umbrellas before storms, aluminum can bend or warp under prolonged high speed winds, where wood will not.  Wood will simple split or break when it reaches it's limit, however, sustained winds and water have shown to bow wood.</li>
<li>Wood will not rust, but will rot if not maintained.  Stained or sealed wood will give years and years of service before showing signs of decay.  Aluminum will not rust, or resist rust much longer than wood resists rot, but it's working parts are prone to damage.</li>
<li>Consider the general decor of your outdoor area.  Lush and thick foliage tends to work best with a wood umbrella, while more sleek, modern looking outdoor areas, with less plants, tend to work well with an aluminum umbrella.</li>
</ol>
<p>After going through your needs and this list, it's absolutely fine if you decide to chuck it and decide based on your own aesthetic preferences.  Aluminum furniture can look wonderful with a wood umbrella, while heavy foliage would look great with an aluminum umbrella.  Both are great choices.</p>
<p>The best advice we can give is to go over the reasons you need an umbrella, and mix those with your personal prefence.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[H2O]]></title>
<link>http://dewegnaarslank.wordpress.com/?p=70</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 06:51:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mrs. Jones</dc:creator>
<guid>http://dewegnaarslank.wordpress.com/?p=70</guid>
<description><![CDATA[
 
Wat mij erg goed helpt is de 2 liter water die ik elke dag binnengiet. Het is niet evident, ik m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="NL-BE"><a href="http://dewegnaarslank.files.wordpress.com/2008/07/water.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-71" src="http://dewegnaarslank.wordpress.com/files/2008/07/water.jpg?w=243" alt="" width="243" height="254" /></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="NL-BE">Wat mij erg goed helpt is de 2 liter <span style="color:#99ccff;">water </span>die ik elke dag binnengiet. Het is niet evident, ik moet mezelf echt dwingen : glas vullen, grote slokken nemen tot het volledig leeg is, opnieuw vullen enzovoort…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="NL-BE">In de eerste plaats is het goed voor mijn vochtpeil, wat altijd al een ramp geweest is. Het komt me daarbij goed uit dat dit ondertussen ook een bescheiden zuivering van de gifstoffen in mijn lichaam tot gevolg heeft. Het beste neveneffect is dat het hongergevoel veel minder nadrukkelijk aanwezig is. Dat ik voortdurend naar het toilet moet, neem k er graag bij , al is dit laatste iets waarmee ik bv. bij en bioscoopbezoek enorm moet rekening mee houden, aangezien ik geen 2 uur volhoudt zonder dat mijn blaas op springen staat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="NL-BE"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="NL-BE">Dat ik de laatste week zo fantastisch ben afgevallen wijdt ik dan ook aan mijn waterverbruik. Zou het kunnen dat ik dan eindelijk toch een wondermiddel gevonden heb?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="NL-BE"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="NL-BE">Zoals beloofd ging ik deze week ook mijn bewegingsmomenten aanzienlijk opdrijven. In principe heb ik daar een hometrainer voor, maar deze week moet ik ook behoorlijk wat schoonmaken, dus mijn trainingsprogramma zal er gevarieerd uitzien de komende dagen. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="NL-BE"><strong>Mrs. Jones</strong></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Price List]]></title>
<link>http://kopimesin.wordpress.com/?p=26</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 06:21:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>kopimesin</dc:creator>
<guid>http://kopimesin.wordpress.com/?p=26</guid>
<description><![CDATA[
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<br />
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Como ver el precio de todas las Junior]]></title>
<link>http://srrevilla.wordpress.com/?p=478</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 05:44:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>srrevilla</dc:creator>
<guid>http://srrevilla.wordpress.com/?p=478</guid>
<description><![CDATA[Si quiere ver como cotizan las acciones del sector Junior de Perú en el mercado internacional, haga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Si quiere ver como cotizan las acciones del sector Junior de Perú en el mercado internacional, haga lo siguiente :</p>
<ul>
<li>Primero ingrese a : <a href="http://www.marketwatch.com/myportfolio/">http://www.marketwatch.com/myportfolio/</a></li>
<li><em>Si no puede ingresar primero ingrese a </em><a href="http://www.marketwatch.com/myportfolio/"><em>http://www.marketwatch.com/</em></a><em> luego la opción <span style="color:#ff0000;">my </span><span style="color:#ff0000;">Marketwatch <span style="color:#000000;">despues la opción : </span>My portafolio (new)</span></em></li>
<li><strong>Usuario : </strong>srrevilla@yahoo.com - <strong>Password : </strong>12345678</li>
</ul>
<div><a href="http://srrevilla.files.wordpress.com/2008/07/sign-in-or-sign-up-for-free-membership-e28093-marketwatch_1215409562875.png"></a></div>
<p> </p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-medium wp-image-480  aligncenter" src="http://srrevilla.wordpress.com/files/2008/07/sign-in-or-sign-up-for-free-membership-e28093-marketwatch_1215409562875.png?w=300" alt="" width="300" height="198" /></p>
<div><a href="http://srrevilla.files.wordpress.com/2008/07/sign-in-or-sign-up-for-free-membership-e28093-marketwatch_1215409562875.png"></a></div>
<p><a href="http://srrevilla.files.wordpress.com/2008/07/sign-in-or-sign-up-for-free-membership-e28093-marketwatch_1215409562875.png"></a></p>
<p> </p>
<p><a href="http://srrevilla.files.wordpress.com/2008/07/sign-in-or-sign-up-for-free-membership-e28093-marketwatch_1215409562875.png"></a> <strong>Asi se vera en su PC</strong></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://srrevilla.files.wordpress.com/2008/07/marketwatch-my-portfolio_1215409278562.png"><img class="size-medium wp-image-479  aligncenter" src="http://srrevilla.wordpress.com/files/2008/07/marketwatch-my-portfolio_1215409278562.png?w=300" alt="" width="300" height="171" /></a></p>
<p style="text-align:center;"> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Updating documents in old formats]]></title>
<link>http://cybertext.wordpress.com/?p=345</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 05:12:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rhonda</dc:creator>
<guid>http://cybertext.wordpress.com/?p=345</guid>
<description><![CDATA[Problem: I&#8217;ve been reading up on this new [version, platform, operating system] coming out soo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Problem</strong>: I've been reading up on this new [version, platform, operating system] coming out soon and I want to know if it will be able to read older versions of Microsoft programs... like Word 98, and RTF extensions. If it doesn't read them, then how am I suppose to salvage nearly 60 disks full of my short stories and stuff I don't want to lose??</p>
<p><strong>My advice</strong>:</p>
<p>My advice for older formats such as Word 95, Word 98 etc, is to convert them now to another format. Not necessarily to another Word format, but to something more generic (and potentially more likely to live longer) such as HTML or XML or one of the Open Document formats. That way you're future-proofed for a while, no matter what software comes along.</p>
<p>It's the same dilemma those of us of a certain age and over ;) have—what do we do with our old vinyl records, even our now-old CDs, and video tapes, and possibly soon-to-be-dead DVDs? There will always be new technology coming out (barring global catastrophe), and updating is an issue we all have to face, whether it's our electronic documents, digital photos (gee, remember slides??), music, or whatever. While you may still have that old record player for your vinyls, you probably don't still have the old computer that your Word 98 was installed on.</p>
<p>Think of both electronic and hard copy storage:</p>
<ul>
<li>With electronic you could go to HTML/XML/ODF, or even throw the contents up on to a private blog (e.g., <a href="http://www.wordpress.com" target="_blank">Wordpress</a> has the option to keep your blog private... of course, you don't know how long Wordpress etc. will be around, so that's a risk... as is any web-based storage. But blogs like Wordpress allow you to export your content in an XML file, so at least the content is preserved.)</li>
<li>Print out your documents with a laser printer (or something other than dot matrix (!) or ink jet). This creates some degree of permanency AND you can always scan them into software at a later date if you need them (OCR software is getting better and better). There's something to be said for the permanency of books and paper!</li>
<li> Another hard copy solution if you don't want to keep them electronically (i.e., they are finished), is to do some 'vanity press' printing through one of the on-demand print places, or a service like <a href="http://www.lulu.com" target="_blank">lulu.com</a> or <a href="http://www.blurb.com" target="_blank">blurb.com</a> where you can print your own book.</li>
</ul>
<p>And a realistic look:</p>
<ul>
<li> How soon before your machines are ALL on Vista and Office 2007? Possibly some years yet...</li>
<li> Can you still 'read' those Word 98 documents on Word 2003, for example? If so, load 'em up and save them into the Word 2003 format. While Word 2007 needs a converter to read Word 2003 documents, it is readily and freely available from Microsoft.</li>
<li> RTF is unlikely to go away soon! TXT is even less likely to go away.</li>
<li>Be aware that magnetic disks are inherently an unsafe medium that are very affected by their storage environment, so getting your documents off floppy disks should be an urgent priority in my opinion. Also, computers built in the past few years no longer have a floppy drive.</li>
</ul>
<p><strong>Summary</strong>: My advice would be to get them out of the Word 98 format and off floppy disks ASAP. The longer you leave it, the more likely you are to find that you can't read these formats at all.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[10 Tips Saat Ujian]]></title>
<link>http://aryaboxs.wordpress.com/?p=240</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 05:06:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>Arya</dc:creator>
<guid>http://aryaboxs.wordpress.com/?p=240</guid>
<description><![CDATA[ Ujian memberikan                      dasar evaluasi dan penilaian
terhadap perkembangan belajarmu.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"> <strong>Ujian memberikan                      dasar evaluasi dan penilaian<br />
</strong>terhadap perkembangan belajarmu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"> <strong>Ada beberapa kondisi                      lingkungan</strong><br />
termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang                      mempengaruhimu dalam melakukan ujian.</span>
</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Sepuluh tips untuk          membantu kamu dalam mengerjakan ujian:</span></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><strong>Datanglah dengan              persiapan yang matang dan lebih awal.</strong><br />
Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen,              kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip-ex, penggaris, dan              lain-lainnya.  Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi              selama mengerjakan ujian.</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><strong>Tenang dan              percaya diri.</strong><br />
Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan              baik.</span></li>
<li>
<p align="left"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><strong>Bersantailah              tapi waspada.</strong><br />
Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian.  Pastikan              kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya.  Pertahankan              posisi duduk tegak.</span></p>
</li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><strong>Preview              soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)</strong><br />
Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara              mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan              untuk menjawab masing-masing soal.  Rencanakan untuk mengerjakan soal              yang mudah dulu, baru soal yang tersulit.  Ketika kamu membaca soal-soal,              catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><strong>Jawab soal-soal              ujian secara strategis.</strong><br />
Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan              soal-soal yang memiliki nilai tertinggi.  Pertanyaan terakhir yang              seharusnya kamu kerjakan adalah:</span></p>
<ul>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">soal paling sulit</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">yang membutuhkan waktu lama                  untuk menulis jawabannya</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">memiliki nilai terkecil<br />
</span></li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><strong>Ketika              mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus              dipilih/ditebak.</strong><br />
Mula-mulai, abaikan jawaban yang kamu tahu salah.  Tebaklah selalu suatu              pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak              ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan.  Jangan menebak suatu              pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman              pengurangan nilai digunakan.  Karena pilihan pertama akan jawabanmu              biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang              kamu lakukan.</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><strong>Ketika              mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.</strong><br />
Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide              yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk              mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><strong>Ketika              mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.</strong><br />
Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama.  Gunakan paragraf pertama              sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk              mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil.  Dukung poinmu dengan              informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><strong>Sisihkan 10%              waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.</strong><br />
Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera              setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian.  Periksa lagi bahwa kamu              telah menyelesaikan semua pertanyaan.  Baca ulang jawabanmu untuk              memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca.  Untuk jawaban              matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal).               Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><strong>Analisa hasil              ujianmu.</strong><br />
Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian              selanjutnya.   Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu.               Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah.  Gunakan kertas              ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.</span></li>
</ul>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fab Under Thirty Bucks...]]></title>
<link>http://mizjerisa.wordpress.com/?p=12</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 03:56:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>Miz Jerisa</dc:creator>
<guid>http://mizjerisa.wordpress.com/?p=12</guid>
<description><![CDATA[In today&#8217;s economy, being fashionable can be more of a luxury than ever before. It&#8217;s def]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>In today's economy, being fashionable can be more of a luxury than ever before. It's definitely something that some people have to sacrifice in order to stay within budget...yeah-right. I don't think so. Sure, you cannot go buying the new jordans or the latest minolos. But you can still look good, damnit. And you can do it for $30.00 bucks or less. Each piece in your outfit, by the way, should be able to mix and match with the rest of your closet. That's how you really get more bang for your buck. Here are three outfits I put together, just by browsing the sales tab at my favorite online places to shop. This one happens to be Wetseal.com.  The clothes there can be suitable for teens to even your later thirties if you know how to keep in taste to your maturity.  I, myself, am 26 going on 27 soon so I can't go lookin like a bopper at the mall. Anyway, here are some cute outfits under $30.00. You heard right.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>OUTFIT #1:</strong> Something casual but fun. When using the skirt for another outfit, you can tuck in the top or place it over the high waist. The skirt can be very funcitonal. <strong>Total $23.00.</strong></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.wetseal.com/assets/ws/product_images/39819451650_lg.jpg" alt="" width="153" height="189" /></p>
<p style="text-align:center;">Racerback Pink Houndstooth Tank for 12.50.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.wetseal.com/assets/ws/product_images/39289889916_th.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:center;">High Waisted Denim Mini on sale this week for $9.99 (was $21.50)</p>
<p style="text-align:center;"><strong>OUTFIT #2:</strong> Something for a night out with the girls or your favorite guy. <strong>Total $18.00</strong></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.wetseal.com/assets/ws/product_images/39552563606_lg.jpg" alt="" width="174" height="215" /></p>
<p style="text-align:center;">Red Tie sleeve dress, on sale this week for $10.00 (was 12.50)</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.wetseal.com/assets/ws/product_images/3966267510_th.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:center;">40" Multi Bead Cord Necklace $8.00</p>
<p style="text-align:center;"><strong>OUTFIT #3:</strong> Sophisticated and sexy. To put together a different outfit, the vest can be matched with jeans or a pencil skirt. And the high waist shorts can be used the same way the skirt in outfit #1 can be used. <strong>Total $28.00</strong></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.wetseal.com/assets/ws/product_images/39433923321_th.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:center;">Front Tie Vest was on sale this week for $12.99 (was 21.50)</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.wetseal.com/assets/ws/product_images/39365798306_th.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:center;">High Waist Pull-on Shorts on sale this week for 14.99 (was 18.50)</p>
<p style="text-align:center;"><strong>EXTRAS:</strong> Accessories and add ons you can use for many outfits</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.wetseal.com/assets/ws/product_images/39027597700_th.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:center;">Spring Rib Jacket on sale this week for $24.99 ( was 32.50)</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.wetseal.com/assets/ws/product_images/39409225276_th.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:center;">Wide plastic sunglasses, 2 for $10.00</p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone" src="http://www.wetseal.com/assets/ws/product_images/39792501290_th.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:center;">Textiled O-Ring Waist Belt $9.50</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[8 model pria yang tidak ‘OK’ banget]]></title>
<link>http://kutchlux.wordpress.com/?p=106</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 03:45:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>kutchlux ndablek</dc:creator>
<guid>http://kutchlux.wordpress.com/?p=106</guid>
<description><![CDATA[Pria Manja
Pria ini biasanya terlalu emosional dan selalu mengutarakan isi hatinya kepada sang kekas]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">Pria Manja</span><br />
Pria ini biasanya terlalu emosional dan selalu mengutarakan isi hatinya kepada sang kekasih. Pria semacam ini nggak percaya diri dan selalu butuh seseorang yang membuatnya yakin dalam segala hal termasuk cinta, pekerjaan, dan pertemanan .Mengapa pria seperti ini tidak menarik: Pria yang memiliki kepercayaan diri dan mandiri terlihat lebih menarik dri pada pria yang tidak percaya diri. <!--more-->kebanyakan wanita lebih senang menjalin hubungan dengan pria yang bisa memberikan rasa aman dan nyaman.Jika anda termasuk dalam tipe ini : Pilih waktu dengan tepat. Anda hanya perlu mengendalikan perasaan anda di awal hubungan. Tunda mengumbar semua perasaan atau kegelisahan anda. Bila dirasa hubungan sudah cukup dekat, anda boleh bercerita tentang apa saja pada si dia.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">Pria yang Gampang Ditebak.</span><br />
Wanita enggan berhubungan dengan mudah ditebak. Nggak ada tantangan atau kejutan, reaksi si pria terhadap segala sesuatu sudah bisa diprediksi. Para pria ini biasanya selalu mengikuti aturan atau formula tertentu dan biasanya dia enggan melakukan sesuatu diluar kebiasaan. Dia jarang memberikan kejutan spontan yang bakal membuat sang kekasih makin cinta. Mengapa pria seperti ini tidak menarik: Wanita menggilai pria-pria yang tak mudah ditebak. Orang-orang yang berjiwa bebas atau bad boys lebih sering dijadikan pilihan. Walau pria semacam itu punya sifat-sifat negatif namun mereka tidak membosankan karena selalu ada pengalaman dan kejutan baru. Jika anda termasuk dalam tipe ini : Bila anda tipikal yang mudah diprediksi, anda tidak harus mengumbar sisi ‘nakal' untuk memenangkan hatinya. Cukup mix kebiasaan anda yang mudah diduga dengan hal di luar kebiasaan anda. Bila biasanya hanya pergi makan dan nonton, coba lakukan hal baru. Mengunjungi kota sebelah untuk sekedar cuci mata asyik juga lho. Nah, nanti kalo si dia sudah terpikat dan mulai ingin tahu, anda bisa kembali ke kebiasaan lama. Tapi sesekali berikan kejutan kecil untuknya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">Pria Arogan.</span><br />
Dia punya ego besar dan punya keinginan yang harus dituruti. Terkadang dia juga kasar, nggak melulu ke pasangannya, tapi pada siapa saja dia merasa berkuasa. Hmmm, sifat ini benar-benar buruk. Mengapa pria seperti ini tidak menarik: Wanita sering melihat cara seorang pria memperlakukan orang lain untuk mengetahui kepribadiannya. Jadi meskipun anda berlaku manis didepannya saat berkencan, si dia tetap akan memperhatikan cara anda memperlakukan orang lain.Jika anda termasuk dalam tipe ini: Apa yang akan anda lakukan bila anda dianggap cukup arogan oleh pasangan anda? Jangan terlalu sering membicarakan diri sendiri. Untuk membuatnya terkesan, perlakukan orang lain dengan penuh rasa hormat. Gunakan kata-kata dengan nada rendah yang tidak terkesan emosional.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">Pria Playboy.</span><br />
Pria tipe ini tidak segan-segan menunjukkan pada pasangan usahanya mencuri hati seorang wanita. Bila dia mengajak makan, mungkin saja dia mencoba menggoda pelayan yang seksi di resto itu. Parahnya lagi dia tak segan-segan memperlihatkan aksinya itu di depan pasangannya. Gampangnya, dia pria yang tidak memiliki rasa hormat pada wanita.Mengapa pria seperti ini tidak menarik: Tidak hanya kebiasaannya yang terlihat kampungan tapi ini juga bisa berdampak buruk untuk si wanita. Jika anda sudah mulai mata keranjang pada kencan pertama, anda langsung kehilangan kesempatan untuk menaklukkan wanita yang sedang anda dekati. Jika anda termasuk dalam tipe ini: Jika anda tidak bisa menahan kebiasaan ini terus-terusan, setidaknya berikan kesan pertama yang baik terhadap diri anda. Hindari main mata atau lirak-lirik sebelah. Jika wanita yang anda ajak kencan tak sanggup menahan anda untuk melirik wanita lain, mungkin saja anda salah pilih.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">Pria Pelit</span><br />
Pria ini hampir tidak pernah membuang uangnya berlebihan. Bahkan untuk sekedar membeli bunga. Kalau pun mengajak berkencan dia akan menunjukkan tempat makan murah meriah. Mengapa pria seperti ini tidak menarik: kencan pertama pastinya sudah diribetkan dengan biaya kencan yang tak boleh mahal. Ditambah selalu mengingatkan anda untuk terus menabung. Wanita tidak bisa membayangkan menghabiskan hidupnya bersama pria yang menguntit tiap rupiah uangnya.Jika anda termasuk dalam tipe ini: Cobalah untuk sedikit memanjakan wanita. Tak perlu buang uang banyak, perhatian kecil sekali-sekali tetap perlu supaya kekasih tetap senang. Agar dia merasa spesial, sekali waktu ajak ke restoran mewah dengan suasana yang romantis sebagai ganti warung tenda pinggir jalan yang tiap hari anda datangi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">Pria Tukan Debat.</span><br />
Pria jenis ini selalu mengubah percakapan menjadi bahan perdebatan. Kelakuannya, membuat si wanita seperti sedang mengikuti kelas debat atau rapat DPR. Ingat ya, berdebat terkadang bisa membuat seseorang stres. Mengapa pria seperti ini tidak menarik: Pergi berkencan seharusnya jadi pengalaman menyenangkan. Bila terus-terusan mengajak si Dia berdebat pasti bisa bikin bete dan membuatnya sedikit tertekan. Jika anda termasuk dalam tipe ini: Cobalah untuk rileks. Nggak perlu malu untuk menentukan topik pembicaraan sebelum pergi berkencan. Kencan adalah kegiatan menyenangkan yang membuat hati rileks, jangan diubah menjadi ajang adu argumen yang nggak perlu.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">Pria Sok Baik.</span><br />
Cirinya gampang, pria ini doyan menghakimi orang lain. Kadang kala dia sama sekali tidak menyentuh rokok dan minum alkohol. Dia juga nggak segan meminta orang lain untuk mengikui jejaknya bahkan dengan tambahan petuah-petuah yang membosankan. Mengapa pria seperti ini tidak menarik: Biasanya dia akan berpidato tentang banyak hal. Mulai dari menilai diri si wanita sampai berusaha mulai mencoba melarang ini itu. Pokoknya, orang yang paling baik dan benar adalah dirinya sendiri. Jika anda termasuk dalam tipe ini: Belum jadi suami saja sudah berani melarang. Wanita paling tidak suka dikekang. Jika anda memang orang baik, tanpa kata-kata yang menggurui juga akan terlihat dalam tindakan anda sehari-hari.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">Pria Penggosip.</span><br />
Pria ini senang sekali membicarakan kekurangan orang lain. Dia selalu mencari celah untuk bisa ngobrolin orang lain. Tak jarang dia melontarkan komentar kasar. Mengapa pria seperti ini tidak menarik: Mana ada wanita yang tahan dengan pria yang gampang bicara kasar dan senang membicarakan keburukan orang lain. Membicarakan hal-hal yang negatif juga bisa membuat suasana semakin nggak nyaman. Jika anda termasuk dalam tipe ini: Mulailah mengurangi kebiasaan membicarakan teman, kerabat atau siapa saja. Berikan kesan yang baik pada teman kencan anda. Belajarlah untuk menyimpan rahasia. Selalu gunakan diri anda sendiri sebagai cermin. Apakah anda senang rahasia dan kejelekan anda diobral?</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana menurut pendapat temen-temen ?</p>
<p style="text-align:justify;">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[5 Tipe Wanita yang Dijauhi Pria]]></title>
<link>http://kutchlux.wordpress.com/?p=104</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 03:42:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>kutchlux ndablek</dc:creator>
<guid>http://kutchlux.wordpress.com/?p=104</guid>
<description><![CDATA[Terkadang jalan pikiran pria memang sulit ditebak. Sudah beberapa kali jalan bareng namun entah meng]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Terkadang jalan pikiran pria memang sulit ditebak. Sudah beberapa kali jalan bareng namun entah mengapa mereka urung menyatakan cinta dan memilih berteman saja, padahal hati sudah terlanjur sayang. Apa yang salah ya ?<br />
Menurut situs askmen.com, ada 5 tipe wanita yang dihindari oleh mahluk dari Mars ini untuk dijadikan pasangan, jangan sampai deh kita termasuk di antaranya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">1. Tipe Zellweger</span><br />
<!--more-->Karakter Dorothy yang diperankan Renee Zellweger dalam film Jerry Maguire termasuk dalam tipe yang dihindari pria, alasannya Dorothy  suka memasang perangkap untuk menjerat pria menjadi suaminya. Wanita dalam tipe ini adalah wanita yang terobsesi untuk segera menjadi ibu rumah tangga, bahkan mereka sudah menyiapkan nama untuk calon anak-anaknya meski mereka belum menemukan calon ayahnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">2. Tipe Jolie</span><br />
Wanita yang terlalu misterius, terlalu mandiri dan angkuh seperti tak butuh pria, adalah karakter yang biasa diperankan Angelina Jolie dalam film-filmnya. Sayangnya, para pria menjauhi wanita dengan tipe ini dalam kehidupan nyata.<br />
Bagaimanapun, ego dan naluri pria membuat mereka juga ingin merasa dibutuhkan untuk melindungi pasangannya. Jika Anda sudah bisa mengerjakan segala sesuatunya sendiri maka pria akan merasa menjadi mahluk tidak berguna.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">3. Usia terpaut terlalu jauh</span><br />
Para pria cenderung lebih menyukai wanita yang berusia lebih muda. Mereka takut mendekati wanita yang sudah terlalu matang karena tidak ingin dirongrong minta segera menikah. Wanita yang sudah mendekati waktu 'deadline'nya termasuk tipe yang dijauhi oleh pria muda yang masih ingin menikmati masa lajang lebih lama.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">4. Si jenius</span><br />
Meski kini bukan lagi jamannya wanita berkutat pada urusan domestik, tetapi jenjang pendidikan bukanlah syarat yang dicari pria dari wanita. Pria tampaknya emoh jika pasangannya terlalu jenius dan intelektual.  "Yang kami butuhkan adalah orang yang cocok dan enak diajak ngobrol, bukan seseorang yang mengukur dan menganalisa segala hal berdasarkan logika dan ilmu pasti," begitulah alasan pria.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">5. Si agresif</span><br />
Memiliki pasangan yang suka dimanja adalah dambaan para pria, tetapi jika Anda selalu nempel ke manapun ia pergi, tak segan untuk memeluk dan menyentuhnya di depan publik, lama-lama pria akan jengah dan berpikir macam-macam tentang kita.<br />
Tak ada yang manusia yang sempurna, tapi setidaknya jangan bersikap berlebihan. Tunjukkan padanya bahwa Anda menyukainya secara tulus, tanpa perangkap atau menjadikannya alat untuk tujuan terselubung Anda.<br />
Jika ia memang merasa cocok, ia pasti tidak akan melepaskan Anda untuk selamanya. Sebaliknya, jika si dia memutuskan untuk berteman saja, Anda tak perlu jungkir balik mengejarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">(mermaidintheshell)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[3 Hal Wanita Inginkan Dari Pria]]></title>
<link>http://kutchlux.wordpress.com/?p=102</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 03:39:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>kutchlux ndablek</dc:creator>
<guid>http://kutchlux.wordpress.com/?p=102</guid>
<description><![CDATA[Memahami wanita nampak seperti suatu misi yang tidak mungkin, tetapi Anda harus berusaha jika Anda m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Memahami wanita nampak seperti suatu misi yang tidak mungkin, tetapi Anda harus berusaha jika Anda menginginkan hubungan Anda bertahan dan tumbuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut 3 hal yang kebanyakan wanita cari dalam hubungan dengan kekasihnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">Pria yang bisa memahami</span><br />
<!--more-->Pengetahuan adalah kekuatan, terutama berkaitan dengan masalah hati. Sehingga sisihkan waktu untuk menemukan dan memahami mood wanita, keinginan dan temperamennya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tentunya, mengakui dan menghormatinya tanpa kompromi dengan perasaan yang Anda miliki. Proses belajar ini mungkin akan menyenangkan. Ingat:komunikasi yang jujur dan terus terang adalah kunci sukses dalam suatu hubungan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">Pria yang tahu kapan mengawasi dan tidak</span><br />
Sebagian besar wanita tidak mencari tipe laki-laki yang sempit dan spesifik yang selalu merasa over protected. Kadang-kadang Anda dibutuhkan untuk menjadi "laki-laki" karena sewaktu-waktu Anda akan mendapatkan sifat aneh seperti anak kecil.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini wanita cenderung lebih mandiri, banyak wanita mengagumi pria yang tahu bagaimana mengontrol situasi. Hanya tahu batas! Jadi seorang pria tidak selalu harus selalu mengontrol. Hormatilah kekuatan wanita dan jangan kuatir untuk menunjukkan sisi yang mudah dikritik.<br />
Meskipun beberapa pria mengklaim bahwa mereka menyukai jenis wanita terbuka, sebagian besar pria akan memilih tantangan. Hal yang sama terjadi pada wanita. Mempertahankan misteri akan membuat hubungan Anda akan berjalan baik pada tahap awal. Hanya perlu tahu kapan untuk menghentikan permainan untuk menggugah rasa ingin tahu.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;">Pria yang penuh perhatian ditempat tidur</span><br />
Kebanyakan pria masih memiliki persepsi yang salah kapan wanita menginginkan seks dan bagaimana mereka menginginkannya. Jika Anda percaya setiap komentar, gerak tubuh dan pandangan ditujukkan hanya untuk merangsang Anda, kemudian Anda memilik masalah serius. Sisihkan waktu untuk mempelajari dan menterjemahkan keinginannya. Jangan takut bertanya dan sensitif terhadap responnya.</p>
<p style="text-align:justify;">(bayoublog)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Grammar tips: who v. whom]]></title>
<link>http://lkblandford.wordpress.com/?p=220</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 03:28:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>Laurie K. Blandford</dc:creator>
<guid>http://lkblandford.wordpress.com/?p=220</guid>
<description><![CDATA[Even though it seems that James J. Kilpatrick&#8217;s weekly column, &#8220;The Writer&#8217;s Art,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Even though it seems that James J. Kilpatrick's weekly column, "The Writer's Art," is no longer published in The Fort Pierce Tribune, I will continue with my own grammar tips.</p>
<p>Most people aren't geeks for grammar like me, but it's always important to learn, even if you don't like it. The more you read, the smarter you are. Deal with it.</p>
<p>I'll keep it simple for this week's grammar tip - differentiating between <strong>who </strong>and <strong>whom</strong>. Here's an example:</p>
<p>"We want to know on <strong>who/whom</strong> the prank was pulled."</p>
<p>My former editing professor suggested rewriting the sentence to see if you would put in <strong>he (who)</strong> or <strong>him (whom)</strong>. Always use the second part of the sentence.</p>
<p>"...the prank was pulled on <strong>him (whom)</strong>."</p>
<p>Another example:</p>
<p>"We all know <strong>who/whom</strong> pulled the prank."</p>
<p>And rewritten:</p>
<p>"We all know <strong>he (who)</strong> pulled the prank."</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Recuperar un archivo de word 2007]]></title>
<link>http://realcivilis.wordpress.com/?p=89</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 03:07:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>realcivilis</dc:creator>
<guid>http://realcivilis.wordpress.com/?p=89</guid>
<description><![CDATA[Que tal, bueno les cuento lo sucedido, estuve trabajando en un resumen en un archivo de word 2007, p]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Que tal, bueno les cuento lo sucedido, estuve trabajando en un resumen en un archivo de word 2007, pero cerre la lap y no guarde el documento, al abrirla, había retirado la memoria usb y como tenía abierto otro archivo de word en ella, me envío un error y se cerró la aplicación. Inmediatamente me envío un mensaje de si quería abrir el archivo de autoguardado, pero le dije que no, pensando que mi archivo estaba guardado. Y al abrirlo, sorpresa, tenía solo la versión anterior. Lo busque con la herramienta Recovery Files 2.2 (que me ha encontrado algunos otros archivos eliminados) y simplemente no estaba.</p>
<p>Bueno lo que hice fue lo siguiente:</p>
<p>En Word 2007,</p>
<p>a.  Haga clic en el Microsoft Office Button y a continuación, haga clic en Opciones de Word.<br />
b.  En el panel izquierdo, haga clic en Avanzadas.<br />
c.  En el panel derecho, haga clic en Ubicación de archivos en sección General, en el cuadro Tipos de archivo, haga clic en AutoRecover Files.</p>
<p>En esta parte esta la dirección de la última versión de autoguardado del archivo C:\Documents and Settings\usuario\Application Data\Microsoft\Word, busca el archivo con extensión .asd, lo abres con Word y listo, es la última versión de autoguardado.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Unable to Debug in Firefox 3]]></title>
<link>http://ricoonflex.wordpress.com/?p=67</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 02:10:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>ricoz</dc:creator>
<guid>http://ricoonflex.wordpress.com/?p=67</guid>
<description><![CDATA[After installing FF3 a few weeks ago I found myself unable to debug my Flex projects using it. I res]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>After installing FF3 a few weeks ago I found myself unable to debug my Flex projects using it. I resorted to using IE as my main debug browser. This worked fine at first but I still really needed to debug in FF3. So today I tried looking for a possible solution and came accross <a title="Firefox 3 and Flex Debug Not Working" href="http://bugs.adobe.com/jira/browse/FB-13064" target="_blank">this bug</a>. In a nutshell, the bug is about incompatible add-ons in FF3 that prevents the Flex debugger from running.</p>
<p>For my browser it was Google Toolbar that's causing the problem, uninstalling it allowed me to debug again. Good thing it wasn't <a title="Web Debugging Proxy" href="http://www.charlesproxy.com/" target="_blank">Charles</a> or <a title="TwitterFox" href="http://www.naan.net/trac/wiki/TwitterFox" target="_blank">TwitterFox</a>.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Firefox 3: Select multiple lines of text]]></title>
<link>http://pistalwhipped.wordpress.com/?p=182</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 02:09:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jared Barboza</dc:creator>
<guid>http://pistalwhipped.wordpress.com/?p=182</guid>
<description><![CDATA[I never knew this but Firefox 3 has a new feature that allows you to select multiple lines of text. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>I never knew this but Firefox 3 has a new feature that allows you to select multiple lines of text. Just use the ctrl key (cmd on Macs) while selecting text as you normally would.</p>
<p>If you find it isn't working check that you have firebug disabled as it is known to interfere with this feature.</p>
<p>Enjoy!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Optimalkan fitur manual pada kamera anda]]></title>
<link>http://gaptek28.wordpress.com/?p=400</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 02:02:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>si gaptek</dc:creator>
<guid>http://gaptek28.wordpress.com/?p=400</guid>
<description><![CDATA[P/A/S/M
Bisa jadi semenjak pertama seseorang membeli kamera digital, mode yang senantiasa dipakainya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[[wp_caption id="attachment_402" align="alignleft" width="166" caption="P/A/S/M"]<a href="http://gaptek28.files.wordpress.com/2008/07/pasm.jpg"><img class="size-full wp-image-402" src="http://gaptek28.wordpress.com/files/2008/07/pasm.jpg" alt="P/A/S/M" width="166" height="196" /></a>[/wp_caption]
<p style="margin-bottom:0;">Bisa jadi semenjak pertama seseorang membeli kamera digital, mode yang senantiasa dipakainya untuk memotret adalah mode AUTO. Mode ini nyatanya memang menjadi mode yang paling mudah dipakai dan relatif bisa diandalkan pada berbagai macam situasi tanpa takut hasil fotonya akan mengecewakan. Atau bagaimana bila pada kamera digital anda hanya tersedia mode AUTO saja, sehingga anda ‘terpaksa’ tidak bisa berkreasi lebih jauh dengan mode manual? Memang pada umumnya kamera digital berjenis <em>point-and-shoot</em> dirancang amat simpel dan tidak dilengkapi dengan banyak fitur manual layaknya kamera <em>prosumer</em>.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Artikel ini akan mengajak anda untuk mengoptimalkan fitur-fitur manual yang ada pada kamera digital anda. Pertama kali tentunya adalah kenali dulu fitur manual apa saja yang tersedia di kamera anda, mengingat tiap kamera memiliki spesifikasi yang berbeda. Coba kenali dan periksa kembali spesifikasi kamera anda, akan lebih baik bila semua fitur manual di bawah ini tersedia pada kamera anda :</p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Manual sensitivity</em>/ISO, 	artinya pada kamera tersedia pilihan untuk menentukan nilai 	sensitivitas sensor/ISO mulai dari AUTO, 100, 200, 400 hingga 1600. 	Ada kamera yang bahkan untuk menentukan nilai ISO sepenuhnya adalah 	AUTO, ada kamera yang nilai ISO terendahnya di 50, dan ada kamera 	yang sanggup mencapai ISO amat tinggi (3200, 6400 hingga 10000). 	Artikel soal ISO ini pernah saya buat <a href="http://gaptek28.wordpress.com/2008/02/28/mengenal-iso-dan-noise-pada-fotografi-digital/" target="_blank">disini</a>.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Advance Shooting Mode </em>: P 	(<em>Program</em>), A (<em>Aperture Priority</em>), S (<em>Shutter 	Priority</em>), M (<em>Manual</em>). Lebih lanjut akan kita bahas 	nanti.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Exposure Compensation</em> (Ev), 	digunakan untuk mengkompensasi eksposure ke arah terang atau gelap. Apabila eksposure yang ditentukan oleh kamera tidak sesuai 	dengan keinginan kita, fitur ini dapat membantu. Naikkan Ev ke arah positif untuk membuat foto lebih terang dan turunkan untuk mendapat foto yang lebih gelap. Biasanya tingkatan/<em>step</em> nilai Ev ini dibuat dalam kelipatan 1/3 atau 1/2 <em>step</em>.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Manual focus</em>, suatu fitur 	yang tidak begitu banyak dijumpai di kamera saku. Berguna apabila 	auto fokus pada kamera gagal mencari fokus yang dimaksud, seperti 	pada objek foto yang tidak punya cukup kontras untuk kamera mengunci 	fokus (karena kerja auto fokus kamera berdasar pada deteksi 	kontras).</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Manual White Balance</em>, untuk 	mendapatkan temperatur warna yang sesuai dengan aslinya. Bermacam 	sumber cahaya yang berlainan sumbernya memiliki temperatur warna 	(dinyatakan dalam <em>Kelvin</em>) berbeda-beda, sehingga kesalahan 	dalam mengenal sumber cahaya akan membuat warna putih menjdi terlalu 	biru atau terlalu merah. Umumnya semua kamera digital termasuk 	kamera ponsel telah memiliki fitur <em>auto White Balance </em>yang 	bisa beradaptasi pada berbagai sumber cahaya. Namun sebaiknya kamera 	anda memiliki keleluasaan untuk mengatur <em>White Balance </em>secara 	manual seperti <em>Daylight</em>,<em> Cloudy</em>, <em>Tungsten</em>, 	<em>Flourescent </em>dan <em>manual adjust</em>.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>Flash intensity level</em>, 	berguna untuk mengubah-ubah kekuatan cahaya dari lampu kilat pada 	kamera. Hal ini kadang berguna saat hasil foto yang diambil dengan 	lampu kilat ternyata terlalu terang atau justru kurang terang.</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;">Fitur manual manakah yang paling berdampak langsung pada kualitas hasil foto? Karena fotografi adalah permainan cahaya (<em>exposure</em>) dimana tiga unsur pada kamera yang menentukan adalah <em>Shutter speed</em> (kecepatan rana), <em>Aperture </em>(diafragma)<em> </em>dan ISO, maka fitur manual paling penting menurut saya adalah fitur <strong>manual P/A/S/M</strong> dan fitur <strong>manual ISO</strong> (sejauh yang saya amati, apabila sebuah kamera telah memiliki fitur P/A/S/M, maka kamera tersebut juga telah memiliki fitur manual ISO). Pada prinsipnya, kamera (dan fotografer) akan berupaya untuk menghasilkan sebuah foto yang memiliki eksposure yang tepat. Artinya, foto yang dihasilkan semestinya tidak boleh terlalu gelap atau terlalu terang. Gelap terangnya foto yang dibuat oleh kamera ditentukan dari ketiga faktor tadi, dimana :</p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>shutter </em>bertugas mengatur 	berapa lama cahaya akan mengenai sensor (atau film pada kamera 	analog), dinyatakan dalam satuan detik. Semakin singkat kecepatan 	<em>shutter </em>maka semakin sedikit cahaya yang masuk, dan demikian 	pula sebaliknya. Biasanya kamera memiliki kecepatan <em>shutter </em>mulai 	dari beberapa detik hingga 1/4000 detik.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>aperture</em> memiliki tugas 	mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke lensa (dengan 	memperbesar atau memperkecil ukuran difragma), dinyatakan dalam 	nilai pecahan mulai yang terbesar hingga terkecil (contoh : f/2.8, 	f/3.5, f/8 dsb). Nilai maksimum dan minimum <em>aperture</em> suatu 	kamera ditentukan dari lensanya, dan nilai ini akan berubah seiring 	dengan perubahan jarak fokal lensa.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em>ISO </em>menentukan tingkat 	sensitivitas sensor terhadap cahaya sehingga semakin tinggi nilai 	ISO maka sensor akan semakin peka terhadap cahaya meski dengan 	resiko meningkatnya noise pada foto. Faktor ISO ini menjadi 	pelengkap komponen eksposure selain <em>shutter</em> dan <em>aperture</em>, 	terutama saat kombinasi <em>shutter</em> dan <em>aperture</em> belum 	berhasil mendapatkan nilai eksposure yang tepat.</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;">Pada kamera terdapat suatu alat ukur cahaya yang fungsinya amat penting dalam menentukan eksposure yang tepat. Alat ukur ini dinamakan <em>light-meter</em>, fungsinya adalah untuk mengukur cahaya yang memasuki lensa, biasa disebut dengan <em>metering</em> (biasanya terdapat dua macam pilihan <em>metering</em> pada kamera, yaitu <em>average/multi segment/matrix </em>dan <em>center weight/spot</em>). Hasil pengukuran ini dikirimkan ke prosesor di dalam kamera dan digunakan untuk menentukan berapa nilai eksposure yang tepat. Setidaknya inilah cara kerja semua kamera yang diopersikan secara otomatis melalui mode AUTO.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Tidak semua foto yang diambil memakai mode AUTO memberikan hasil eksposure yang memuaskan. Terkadang nilai <em>shutter </em>dan <em>aperture </em>yang ditentukan secara otomatis oleh kamera tidak sesuai dengan keinginan kita. Untuk itu keberadaan fitur manual P/A/S/M dapat membantu mewujudkan kreatifitas kita dan pada akhirnya bisa membuat foto yang lebih baik.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Inilah hal-hal yang bisa anda lakukan dengan fitur manual eksposure pada kamera anda :</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><em>Program mode</em></strong> (P). Huruf P 	disini kadang artinya diplesetkan sebagai ‘Pemula’ karena 	sebenarnya di mode ini hampir sama seperti memakai mode AUTO (oleh 	karena itu mode P ini relatif aman untuk dipakai sebagai mode 	standar sehari-hari). Bila pada mode AUTO semua parameter ditentukan 	secara otomatis oleh kamera, maka pada mode P ini meski kamera masih 	menentukan nilai <em>shutter </em>dan eksposure secara otomatis, namun 	kita punya kebebasan mengatur nilai ISO, <em>white balance</em>, mode 	lampu kilat dan <em>Exposure Compensation</em> (Ev). Tampaknya tidak 	ada yang istimewa di mode P ini, tapi tunggu dulu, beberapa kamera 	ada yang membuat mode P ini lebih fleksibel<em> </em>dengan kemampuan 	<em>program-shift</em>. Dengan adanya <em>program-shift</em> ini maka 	kita bisa merubah variasi nilai pasangan <em>shutter-aperture </em>yang 	mungkin namun tetap memberikan eksposure yang tepat. Bila kamera anda memungkinkan <em>program-shift </em>pada mode P ini, cobalah berkrerasi dengan berbagai variasi pasangan nilai <em>shutter</em>-eksposure<em> </em>yang berbeda dan temukan perbedaannya.<em><br />
</em></li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><em>Aperture-priority</em> </strong><em><strong>mode </strong> </em>(A, atau Av). Mode ini optimal untuk mengontrol <em>depth-of-field </em>(DOF) dari suatu foto, dengan cara mengatur nilai bukaan diafragma 	lensa (sementara kamera akan menentukan nilai <em>shutter</em> yang 	sesuai). Aturlah diafragma ke bukaan maksimal (nilai <em>f</em> kecil) 	untuk mendapat foto yang DOFnya sempit (objek tajam sementara latar 	belakang <em>blur</em>) dan sebaliknya kecilkan nilai diafragma (nilai <em>f </em>tinggi) untuk mendapat foto yang tajam baik objek maupun 	latarnya. Biasanya pada lensa kamera saku, bukaan diafragma maksimal 	di f/2.8 (pada saat <em>wide </em>maksimum).</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em><strong>Shutter-priority mode</strong> </em>(S, 	atau Tv). Mode ini kebalikan dari mode A/Av, dimana kita yang 	menentukan kecepatan <em>shutter </em>sementara kamera akan mencarikan 	nilai bukaan diafragma yang terbaik. Mode ini berguna untuk membuat 	foto yang beku (<em>freeze</em>) atau <em>blur</em> dari benda yang 	bergerak. Dengan memakai <em>shutter </em>amat cepat, kita bisa 	menangkap gerakan beku dari suatu momen olahraga, misalnya. 	Sebaliknya untuk membuat kesan <em>blur </em>dari suatu gerakan 	(seperti pada kendaraan di malam hari) bisa dengan memakai <em>shutter </em>lambat. Memakai <em>shutter </em>lambat juga bermanfaat untuk 	memotret <em>low-light </em>apabila sumber cahaya yang ada kurang 	mencukupi sehingga diperlukan waktu cukup lama untuk kamera 	menangkap cahaya. Yang perlu diingat saat memakai <em>shutter </em>cepat, 	cahaya harus cukup banyak sehingga hasil foto tidak gelap. 	Sebaliknya saat memakai <em>shutter </em>lambat, resiko foto <em>blur </em>akibat getaran tangan akan semakin tinggi bila kecepatan <em>shutter </em>diturunkan. Untuk itu gunakan fitur <em>image stabilizer </em>(bila 	ada) atau gunakan <em>tripod</em>. Sebagai catatan saya, nilai kecepatan 	<em>shutter</em> mulai  saya anggap rendah dan cenderung dapat mengalami 	<em>blur</em> karena getaran tangan adalah sekitar 1/30 detik, meski 	ini juga tergantung dari cara dan kebiasaan kita memotret serta posisi jarak fokal lensa. Pada 	kecepatan <em>shutter</em> sangat rendah di 1/8 detik, pemakaian 	<em>stabilizer </em>sudah tidak efektif lagi dan sebaiknya gunakan <em>tripod</em>.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><em><strong>Manual mode </strong>(M).</em> Di level mode <em>full-manual </em>ini, fotograferlah yang bertugas sebagai penentu baik nilai <em>shutter </em>dan 	<em>aperture</em>. <em>Light-meter</em> pada kamera tetap berfungsi, namun tidak digunakan untuk mengatur nilai eksposure secara otomatis, melainkan hanya sebagai pembanding seberapa jauh eksposure yang kita atur mendekati eksposure yang diukur oleh kamera. Di mode ini dibutuhkan pemahaman akan eksposure 	yang baik, dalam arti fotografer harus mampu untuk mengenal kondisi cahaya pada saat itu dan dapat membayangkan 	berapa nilai <em>shutter</em> dan <em>aperture </em>yang diperlukan. Bila variasi kedua parameter ini tidak tepat, niscaya foto yang 	dihasilkan akan terlalu terang atau terlalu gelap. Namun bila sukses 	memakai mode manual ini, kita bisa mendapat foto yang memiliki 	eksposure yang baik melebihi foto yang diambil dengan mode AUTO, 	<em>Program</em>, <em>Aperture-priority </em>ataupun <em>Shutter-priority</em>. 	Contohnya pada saat mengambil foto <em>sunset</em> di pantai dimana 	dibutuhkan <em>feeling</em> yang tepat akan eksposure yang diinginkan.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;">Dengan memahami fungsi-fungsi dari fitur manual pada kamera, diharapkan kita mau mencoba-coba berkreasi dengan fitur tersebut dan mendapat hasil yang memuaskan. Selamat berkreasi..</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
